Sabtu, 13 Maret 2010

Program Menlh dalam penanganan masalah pencemaran air di Kalimantan Selatan

Nama : Dwinur Janreza
NIM : H1E109031

Pada tahun 2009 yang lalu, Menlh Prof. Dr. Ir Gusti Muhammad Hatta melakukan kunjungan ke Kalsel, tepatnya ke kota Banjarmasin dan Banjarbaru. Dengan kunjungan tersebut diharapkan agar semua pihak, pemerintah maupun non pemerintah, dapat meningkatkan kualitas lingkungan khususnya di wilayah Kalsel ini.

15 tahun terakhir ini tercatat banyak masalah lingkungan yang melanda Kalsel, seperti pencemaran air akibat limbah industri, rumah tangga maupun pasar, pencemaran udara terutama akibat asap buangan dari kendaraan bermotor, serta kerusakan hutan yang terjadi karena kebakaran hutan, perambahan dan alih fungsi lahan.

Dalam rangka penanganan permasalahan tersebut, khususnya pencemaran air, di Propinsi Kalimantan Selatan telah dilakukan beberapa program, diantaranya yaitu PROKASIH. Program Kali Bersih (PROKASIH) adalah program kerja pengendalian pencemaran air sungai untuk meningkatkan kualitas air sungai agar tetap berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Menurut Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 35 Tahun 1995 Tentang Program Kali Bersih, Pelaksanaan Prokasih bertujuan:
1. tercapainya kualitas air sungai yang baik, sehingga dapat meningkatkan fungsi sungai dalam menunjang pembangunan yang berkelanjutan;
2. terciptanya sistem kelembagaan yang mampu melaksanakan pengendalian pencemaran air secara efektif dan efisien;
3. terwujudnya kesadaran dan tanggung jawab masyarakat dalam pengendalaian pencemaran air.
4. Dalam rangka mewujudkan tujuan Prokasih sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) Pasal ini, pelaksanaan Prokasih dilakukan dengan pendekatan:
a. pengendalian sumber pencemaran yang strategis, dan dilakukan secara bertahap dalam suatu program kerja;
b. pelaksanaan program kerja sesuai dengan tingkat kemampuan kelembagaan yang ada;
c. pelaksanaan dan hasil program kerja harus dapat terukur dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat;
d. penerapan pentaatan dan penegakan hukum dalam pengendalian pencemaran air.

Sebagai apresiasi, Menlh akan memberikan penghargaan kepada Pemerintah Daerah yang melaksanakan Prokasih dan perusahaan/kegiatan usaha yang melaksanakan pengendalian pencemaran dengan kinerja yang sangat baik. Prokasih (program kali bersih) dengan berbasis kewilayahan telah dijalankan di Kalsel sejak tahun 2008. Pada tahun pertama sebanyak 11 perusahan menjadi peserta PROKASIH dan pada tahun 2009 terdapat 20 perusahaan baru yang terlibat dalam PROKASIH. Evaluasi pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan tingkat ketaatan yang dicapai sebesar 10%. Untuk mengupayakan penurunan air limbah, pada saat ini melalui PROKASIH dibangun 1 unit IPAL Komunal di Rumah Susun Sewa dengan target penurunan beban pencemaran sebesar 20%.

Selain itu, PROPER dan bantuan terhadap Usaha Skala Kecil juga turut serta menjadi program dalam penanganan masalah pencemaran guna meningkatkan kualitas lingkungan. Program tersebut juga cukup berhasil menurunkan angka pencemaran, terutama pencemaran terhadap air.

Melalui program-program tersebut Menlh menaruh harapan besar agar kualitas lingkungan khususnya di Kalsel dapat meningkat. Peran serta masyarakat pun sangat diperlukan dalam mendukung program-program ini.

sumber :
http://sumapapua.menlh.go.id/index.php?option=com_rokdownloads&view=file&task=download&id=271%3A02a-kepmenlh-35-thn-95-prokasih&Itemid=121 .diakses pada tanggal 9 Maret 2010
Kunjungan Kerja Menteri Negara Lingkungan Hidiup di Banjarmasin. 2009. http://www.menlh.go.id/home/index.php?option=com_content&view=article&id=4178%3AKUNJUNGAN-KERJA-MENTERI-NEGARA-LINGKUNGAN-HIDUP-DI-BANJARMASIN&catid=43%3Aberita&Itemid=73&lang=en .diakses pada tanggal 11 Maret 2010

0 komentar:

Poskan Komentar